Lelaki yang Menjadi Suami Buncit

Dua hari sebelum menikah, saya menimbang demi membuktikan mitos jika setelah menikah, berat badan dipastikan akan melonjak naik. Saya mencatat dengan seksama berapa berat badan pada saat itu.

Hingga dua bulan setelah menikah, setelah baju mulai sesak, saya baru menimbang kembali. Ternyata mitos tersebut benar adanya. Saya sudah naik 6 kilo selama dua bulan! Jadi setelah menikah, tiap bulan rata-rata saya naik 3 kilo! Pantas saja baju-baju kantor slim fit yang dahulu memperlihatkan lekuk tubuh, berganti menjadi memperlihatkan timbunan lemak.

Kata orang-orang ini pertanda bahagia?

Bisa jadi iya. Dibandingkan saat bujang yang tidak terlalu peduli kapan waktu untuk makan, setelah menikah saya jadi lebih disiplin soal makan sehari tiga kali. Walau tidak setiap waktu makan selalu disiapkan, minimal ada yang mengingatkan untuk makan. Ada yang menunggui di rumah untuk makan malam. Selain itu, makan yang dahulu sendiri, kini ada yang menemani, berbagi cerita sembari makan, hingga tahu-tahu sudah habis banyak. 😀

Namun, bahagia sama seperti hal lainnya di dunia ini, harusnya tidak boleh terlalu berlebih. Apalagi bahagia dalam wujud perut buncit yang bisa jadi menimbulkan banyak penyakit sudah selayaknya untuk segera dihentikan.

Bukankah sehat bersama lebih baik daripada buncit bersama. Maka sebagai awal resolusi 2017 ini, marilah kita menyehatkan badan, mengakhiri segala penjajahan kemalasan untuk berolahraga.

 

Kwitang, 12 Januari 2017

Ditulis samba ngopi dan ngemil

 

C360_2017-01-12-19-44-48-068.jpg

Advertisements

13 thoughts on “Lelaki yang Menjadi Suami Buncit

  1. Benar adanya….
    Guyonan kami sih, buncitku udah lahir 2 tahun lalu lha doi ampe sekarang ga lahir-lahir wakakaka
    Kata suami sekarang mana bisa diet atur makan kalau disuruh ngabisin makanan anak ama istrinya mulu he he he

  2. Wah hahaha ini menarik mas, sungguh 🙂

    Kalau kasusnya di aku bakalan beda, karena sekarang aja udah buncit, maunya nanti jika menikah mau rata biar istri “senang” muahaha, kecuali istrinya emang suka perut unyuunyu lol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s