Harmony (Review Film)

July 1, 2013 § 12 Comments

Nah, kita review film lagi. Karena kebetulan tadi malam lihat film drama korea bagus di Net Tv yang judulnya “Harmony”, sayang kalau tidak di-review. Sepanjang film rasanya mau nangis loh. Karena nontonnya ramai-ramai sekeluarga jadi gak bisa nangis. Hehe…

Berawal dari kisah seorang wanita yang sedang hamil tua bernama Hong Jeong Hye yang tidak sengaja membunuh suaminya yang sering melakukan kekerasan terhadapnya. Jeong Hye pun masuk penjara dan terpaksa melahirkan di penjara, yang kemudian anak lelakinya ini dinamai Min Wo.

Untungnya Jeong Hye membesarkan Min Wo tidak sendiri, hampir semua napi dan bahkan sipir di penjara wanita itu menyayangi Min Wo dan ikut membantu membesarkannya.

Kehidupan penjara yang biasa digambarkan keras di film-film lain, sangat berbeda ditampilkan di film ini. Kehidupan penjara di film ini sangat kekeluargaan.

Kehangatan penjara makin terasa ketika Jeong Hye berencana membuat kelompok paduan suara para penghuni penjara setelah terpesona melihat kelompok paduan suara profesional yang diundang ke penjara untuk menghibur mereka. Walau awalnya pembentukan kelompok paduan suara ini mengalami banyak hambatan, tapi akhirnya sukses juga.

Kim Moon-Ok, wanita tua yang divonis mati karena melakukan pembunuhan berencana terhadap suami dan selingkuhannya ditunjuk menjadi kondaktur dan melatih para narapidana wanita itu. Awalnya Moon-OK yang juga dulunya professor musik menolak karena hal ini dapat mengingatkannya pada selingkuhan suaminya dahulu yang juga murid lesnya. Tapi setelah dibujuk, akhirnya Mook-Ok mau juga.

Dalam perjalanan pembentukan kelompok paduan suara ini, Jeong Hye yang sebenarnya suaranya paling jelek mulai jadi baik suaranya dibantu oleh Yu Mi yang seorang terpidana pembunuhan tak sengaja pacar ibunya yang memiliki suara paling merdu di antara napi lainnya.

Kisah lanjutannya terlalu panjang untuk diceritakan dan kurang bisa dinikmati jika hanya dibaca tanpa ditonton filmnya. Menyedihkannya dari mulai Jeong Hye yang harus berpisah dengan anaknya, Min Wo yang diadopsi orang lain, Kelompok paduan suara mereka yang tidak jadi tampil di salah satu geduh opera di Seoul karena dituduh mencuri berlian salah seorang penonton, hingga Moon-Ok yang akhirnya harus dieksekusi mati dan meninggalkan para binaan paduan suaranya.

Silahkan dicari filmnya, entah itu beli, pinjam, download, atau mungkin menunggu lagi hingga kembali ditayangkan di televisi.๐Ÿ˜€

Tapi yang jelas, siap-siap tisu yang banyak ya kalau nonton sendirian…๐Ÿ˜€

ย 

ย 

ย 

ย 

Tagged: ,

§ 12 Responses to Harmony (Review Film)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Harmony (Review Film) at Elam Sanurihim Ayatuna.

meta

%d bloggers like this: