“You Are the Apple of My Eye” dan “Gege Mengejar Cinta”

May 24, 2013 § 24 Comments

Yang pertama merupakan sebuah judul film taiwan yang sudah lama, tahun 2011 rilis. Sedangkan yang kedua merupakan sebuah judul novel remaja indonesia yang lebih lama lagi, tahun 2004 terbit pertama kali.

Pasti banyak yang sudah tahu karena keduanya telah lama. Sedangkan saya baru sempat menikmati sekarang-sekarang ini. Lebih tepatnya baru tahu. Keduanya bagus dan membuat galau.

Lalu apa persamaan keduanya? Keduanya dipinjamkan oleh dua orang yang jomblo akut, tapi sedang memperjuangkan cinta tidak sampai, menyedihkan, kasihan. Hehe…
Tidak, sebenarnya bukan itu point penting persamaan keduanya, hehe… Tapi, nanti akan kita bahas di akhir…

Karena ini produk lama, pasti sudah banyak yang menikmatinya. Makanya saya akan bahas sekilas sampai endingnya sambil mengingat-ingat sedikit.

Ok, kita bahas yang pertama, “Film You Are the Apple of My Eye”. Film Taiwan romantis ini berkisah tentang kisah persahabatan aneh beberapa anak di SMA yang kemudian berpusat kepada Ko-Ching Teng, seorang siswa malas lagi nakal dan Shien Chie Yi, seorang siswi cantik nan pintar yang disukai banyak orang.

Mereka berdua awalnya musuh-musuhan hingga pada suatu saat Chie Yi diberi tugas oleh guru untuk membimbing Ching Teng.

Walau awalnya Ching Teng malas-malasan diajari oleh Chie Yi, tapi kemudian Ching Teng mau juga diajari dan bahkan mendapatkan nilai-nilai baik di ulangannya.

Dan seperti cerita-cerita cinta pada umumnya, karena kedekatan mereka, lambat laun mereka saling mencintai hingga mereka masing-masing masuk Universitas yang berbeda.

Sayangnya, walau Ching Teng sudah mengatakan perasaannya, tapi Chie Yi tidak sempat menjawab kalau ia juga jatuh cinta karena ditahan Ching Teng menjawab. Ching Teng takut jawaban Chie Yi adalah jawaban yang tidak diharapkannya. Padahal sebaliknya.

Saya sebagai korban tontonan FTV, mengira endingnya akan seperti cerita FTVatau sinetron pada umumnya, mereka akan jadian atau bahkan menikah. Tapi ternyata tidak, endingnya cinta mereka tidak bertemu. Chie Yi menikah dengan pria lain, tokoh pria yang tiba-tiba muncul dan numpang eksis di ending.

Nyatanya, pepatah lama benar, cinta tak harus memiliki…

“In fact, when you really like a girl, you’d be happy for her. When you see her finding her Mr. Right,  you will want them to be together and to live happily ever after” -Ching Teng.


Kedua, kita bahas “Gege Mengejar Cinta”. Novel karangan Adhitya Mulya (penulis Novel “Jomblo” kata teman saya yang minjemin) bercerita tentang Gege, sang produser Radio Hertz menghabiskan bertahun-tahun hidupnya untuk mencintai Caca, gadis cantik rupawan yang satu SMP dan satu SMA dengannya dulu. Gadis yang tidak mengenal Gege walaupun Gege sudah satu kepanitian dengannya bahkan menjadi ketua panitianya! Gadis yang kemudian pindah sekolah dan meninggalkan Gege nestapa dalam cintanya.

Gege yakin Caca itu cinta sejatinya. Hingga setelah bertahun-tahun, Caca tiba-tiba muncul di bank dekat kantor radio tempatnya bekerja. Caca bekerja di bank itu. Bagi Gege, inilah saatnya cinta sejatinya bertemu dan semua temannya sepakat, kecuali Tia.

Tia ini teman Gege yang mencintai Gege. Dia menganggap bahwa Gege tak seharusnya mengejar Caca yang jangankan mencintainya sebesar cinta dia ke Gege, hapal namanya pun tidak. Tia tersiksa tiap kali Gege semakin dekat dengan cinta lamanya itu.

Singkat cerita, Gege pun dapat sangat dekat dengan Caca. Bahkan dengan romantisnya sebelum Caca berangkat ke Singapura, Gege mengucapkan cinta pada Caca. Hanya saja, celakanya Gege salah mengucapkan yang harusnya “Aku mencintaimu Ca” jadi “Aku mencintaimu Tia”. Salah mengucapkan nama yang fatal.

Tapi, Gege tidak mau menyerah. Gege mengejar Caca ke bandara untuk memperbaiki kesalahan terbesarnya itu. Sedangkan Tia, juga mengejar Gege yang menurutnya agar Gege tidak melakukan kesalahan terbesar dalam hidupnya. Aksi kejar-kejaran yang disiarkan On Air di radio mereka ini pun berakhir dengan Caca yang tidak menerima cinta Gege.

Namun, ternyata Gege juga tidak kemudian menerima Tia. Endingnya pun Tia menikah dengan orang lain yang entah siapa.

“when you have a lovely but bitter past with someone and happens to meet them. Keep it light. Keep it short. Most of all, keep them, away.” – Narasi Gege Mengejar Cinta

Nah, most important point yang saya garisbawahi alias konklusi dari tulisan panjang nan gak jelas ini adalah bahwa cinta tak harus memiliki, tak harus bersama. Karena kadang ceritanya lebih menarik jika cintanya tak bertemu. Titik… :’)

**Oh ya, yang belum menikmati, sok atuh silahkan dinikmati, most recommended!

Tagged: , ,

§ 24 Responses to “You Are the Apple of My Eye” dan “Gege Mengejar Cinta”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading “You Are the Apple of My Eye” dan “Gege Mengejar Cinta” at Elam Sanurihim Ayatuna.

meta

%d bloggers like this: