Lil Sista…

May 17, 2013 § 14 Comments

“Yahh… air ketuban mama pecah” kata mama saya sambil santai seolah-olah hanya ada air putih tumpah saja.
Saya yang lagi menikmati berbaring di bangsal klinik Ibu dan Anak itu langsung bangkit dan panik mencari suster dan dokter ke sana kemari. Setelah ketemu dokternya. Mama ngomong, “Telpon bapak ya lam” sambil lenggak-lenggok santai menuju ruang persalinan. Saya segera menghubungi suami mama saya ini, alias bapak saya. Eh, ternyata bapak saya ini lagi ada kerjaan penting. Jadi katanya agak lama sampainya.
Batinku, “Kok pada santai tidak peduli gini sih?”. Atau saat itu saya yang terlalu panik? Entahlah, haha…

Setelah lahiran anaknya alias adik saya, Mama saya yang masih lemah terbaring pelan berbisik, “Kok hawanya dingin ya?”. Saya panik lagi, langsung ngomong ke dokternya kalau mama saya merasakan dingin. “Owalah, ini ac-nya terlalu rendah kali” sambil mainin remote ac-nya dokternya santai sekali. Padahal saya pikir itu karena apa.

Adik saya yang baru lahir itu, berjenis kelamin perempuan, badannya kecil. Kata dokternya memang beratnya di bawah normal. Tapi wajahnya tampak tenang. Hanya saja saya lupa menyimpan foto bayinya dimana. Hehe…

Dahulu, saya pikir adik saya yang terakhir itu akan sama dengan adik saya kedua yang juga perempuan. Sama-sama pendiam. Tapi, semua berubah ketika negara api menyerang ternyata besarnya aktif sekali. Banyak bergerak, banyak ngomong, cerewet sekali. Haha…

Jadi ingat pas dulu SMA pernah ada acara ke panti sosial buat anak-anak balita terlantar,  dan ada teman saya perempuan cantik lagi manis yang kelihatan suka sekali main dengan anak-anak tuyul itu padahal adiknya sudah ada tujuh! Saya bertanya sebuah pertanyaan bodoh, “Memangnya tidak bosan apa bertemu anak-anak kecil terus, bukannya di rumah sudah banyak anak kecil?”. Jawabnya, “justru karena sering bermain dengan anak kecil, makanya suka sekali dengan anak kecil”.
Waktu itu saya hanya meng-ooh kan saja, karena belum betul-betul memahami, apalagi pertanyaan saya hanya buat PDKT saja, hehe….
Baru setelah punya adik kecil ini saya paham, justru karena adik kecil ini saya jadi suka sekali anak kecil, apalagi kalau lapar.

Saya menikmati sekali mengantar dia sekolah, mendengar cerita-ceritanya, menemani tidurnya dan sebagainya…

Tagged:

§ 14 Responses to Lil Sista…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Lil Sista… at Elam Sanurihim Ayatuna.

meta

%d bloggers like this: