Teman…

April 28, 2013 § 15 Comments

Beberapa hari yang lalu, mengisi waktu asyik dengan konkow-konkow lucu bersama Enam orang teman kuliah dahulu. Dua wanita dan empat pria yang berasal dari berbagai daerah, Klaten, Lampung, Rangkas, dan lain-lain berkumpul tepat di Bintaro, kampus dahulu.

Sebenarnya sih saya tidak kenal amat dengan mereka semua, hanya dua yang saya kenal, seorang teman satu sekolah saya dulu, dan seorang lagi teman yang sama-sama aktif di pengurus angkatan. Selebihnya tidak terlalu saya kenal, bahkan mungkin dulu tidak pernah menyapa apalagi mengobrol. Dan ternyata kenal mereka semuanya baru sekarang itu sebuah anugerah. Mungkin kalau dari dulu saya mengenal mereka semua, pasti saya akan banyak berbuat dosa. Hehe…

Tapi, beberapa hari itu asyik aja. Banyak cerita. Dari yang main ke rumah dan sok asyik iseng cerita ke Ibu saya kalau saya punya pacar orang jawa dan mereka saran harusnya dikenalkan ke Ibu saya, lalu diskusi panjang lebar soal trip yang akan dijalani hari itu hingga akhirnya tidak jadi dan malah nonton film Walking Death, foto-foto narsis di bendungan, sampai malam-malam main UNO bergambar Winnie The Pooh di Seven Eleven sampai pukul 11 malam.

Dan selalu, setiap pertemuan selalu menyisakan perpisahan ‘sementara’. Dan akhirnya kita berpisah, kembali ke kampung halaman masing-masing, melanjutkan proses menunggu yang tak kunjung-kunjung ditepati…

Sahabat yang baik sulit untuk ditemukan, lebih sulit untuk ditinggalkan, dan tidak mungkin untuk dilupakan – Anonim

Permalink gambar yang terpasang


Tagged: ,

§ 15 Responses to Teman…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Teman… at Elam Sanurihim Ayatuna.

meta

%d bloggers like this: