Maaf, Saya Sering Lupa…

April 23, 2013 § 12 Comments

Ahad kemarin, di sebuah acara, ada seorang mbak-mbak yang memanggil. Setelah saya perhatikan, ternyata saya lupa siapa dia. File memory saya terlalu semerawut untuk mengenalinya. Dan ini sering terjadi pada saya, lupa orang.

Namun, seperti biasa, saya pura-pura sok asyik aja menanggapi. Seolah-olah masih mengenali.

“Ada apa mbak?” tanya saya biasa aja.

“Eh, kamu kenal saya tidak sih?” mbak-mbak itu malah tanya balik.

Ok sip, sial pada pertanyaan ini. Saya terdiam.

“Ini Enje, yang sering di WordPress”. Owalah, ternyata ini Mbak Enje, salah satu teman WordPress. Pantes tidak kenal. Wong ketemu baru saat itu. Dan saya juga cuman tahu lewat foto profil beliau yang paling hanya saya liat sekilas-kilas aja.

Haha…

Namun, yang menjadi masalah dalam tulisan ini adalah seringnya saya lupa terhadap seseorang. Dan penyakit ini cukup parah. Semakin banyak teman, semakin banyak lupa.

Dulu sih zaman-zaman SD karena temannya sedikit dan paling yang dekat hanya itu-itu aja, tidak terlalu banyak yang dilupakan lah.

Masalah mulai banyak setelah saya beranjak SMP. Saat itu, teman saya cukup banyak dan saya bisa masuk hampir semua kelompok anak-anak saat itu. Dari mulai kelompok anak-anak alay sampai anak-anak pintar semua kenal saya. Bahkan kalau mama lewat sekolah pada saat pulang sekolah. Biasanya tinggal nanya anak yang ada di situ, kalau saya sudah pulang atau belum. Dan hampir semua yang ditanya tahu apakah saya siapa dan sudah pulang atau belum. (Sok beth, haha…)

Tapi, di SMP ini mulai berlaku asas, “Lo kenal gue, tapi bisa jadi gue gak kenal lo”. Kebanyakan teman-teman yang kenal saya beberapa saya lupakan namanya, bahkan kadang wajahnya. Apalagi setelah lulus SMP, beberapa teman SMP yang kadang-kadang ketemu di jalan dan sering menyapa pun banyak terlupa. (Walau yang cakep-cakep masih banyak yang diinget. Hehe…). Parah.

Kondisnya semakin akut ketika SMA. Waktu SMA, itu adalah masa-masa saya tobat. Apalagi waktu itu sempat didaulat jadi Ketua Rohis. Nah, Ketua Rohis di sekolah saya itu termasuk jabatan yang cukup terkenal (Sok lagi, -_-). Sering muncul dalam berbagai kegiatan dan kesempatan. Terutama karena program Rohis yang cukup banyak, bahkan anggaran kegiatannya dari sekolah sampai melebihi anggaran OSIS waktu itu. Jadinya, bukan hanya siswa satu sekolah yang tahu, guru-guru pun juga tahu.

Kebanyakan yang menyapa di jalan ini lah yang kadang-kadang membuat saya bingung. Apakah sebelumnya sudah pernah kenalan atau belum. Tapi, tetap saja saya sok cool membalas sapaan seolah-olah sudah kenal.

Termasuk juga adik-adik kelas ingusan yang suka terpesona dengan kakak kelasnya. Kadang ada adik-adik kelas yang menyapa, saya kira malah teman seangkatan saya.

Dan yang parahnya lagi, seringkali ada guru yang menyuruh saya, misalnya, “Lam, tolong panggilkan ketua kelas XI IPA 2 menghadap ke Ibu”.

Terus, saya dengan sembarangnnya nanya, “Ya. Tapi, nama ibu siapa ya?”. Kadang muka gurunya ada yang kesal, biasanya murid yang hafal nama gurunya. Ini malah guru yang hafal nama muridnya. Ditambah saya baru tahu kalau guru yang menyuruh ini adalah bagian kesiswaan yang sebelumnya saya pernah mengurus acara Rohis ke beliau. Hanya saja karena tidak diajar beliau, maka saya lupa namanya.

Dan keparahan ini terus berlanjut hingga kuliah, bahkan saat kerja. Banyak senior saya yang tahu nama saya, tapi saya lupa nama mereka. Aduh, ini yang parah. Untung tidak ada yang marah kalau saya ketahuan lupa nama mereka. Tapi malunya itu loh. Untungnya sih sisi lain hati saya selalu berkata, mereka lebih banyak darimu lam. Jadinya wajar kalau kamu belum hafal mereka semua. Haha…

Bertekad harus berubah! *Udah malem* *terus tidur*

Tagged: ,

§ 12 Responses to Maaf, Saya Sering Lupa…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Maaf, Saya Sering Lupa… at Elam Sanurihim Ayatuna.

meta

%d bloggers like this: