Amanah

December 20, 2012 § Leave a comment

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya…(Q.S. Al-Baqarah: 286)

 

Siang itu, seorang adik diberikan amanah ketua Rohis, kebanyakan temannya tidak menyangka, bahkan mungkin dirinya sendiri pun tidak menyangka. Tapi, pilihan itu jatuh padanya, dari kakak-kakak alumninya yang memberi ‘kesempatan’ untuknya mengemban amanah tersebut.

 

Aku yang turut hadir di prosesi penyerahan amanah itu pun, -walau baru mengenal sosok adik itu selama dua hari- juga paham tentang kapasitasnya untuk menjadi ketua Rohis. Jauh dari cukup.

 

Tapi, begitulah, tak pernah ada yang tahu tentang garis takdir Allah yang terkadang sulit untuk dipahami karena berbagai penghitungannya yang sangat matang.

 

Ah, iya, dalam setiap prosesi penyerahan amanah, selalu teringat refleksi itu. “Amanah…” kata seorang teman, “tidak hanya soal kita sanggup mengembannya, tapi juga soal proses memperbesar kapasitas kita menjadi yang sanggup mengemban amanah itu”

 

Terkadang, bukan orang yang sanggup -dalam kacamata lahiriyah- untuk mengemban yang diberikan amanah, tapi terkadang adalah orang-orang yang dinilai akan sanggup memperbesar kapasitasnya menjadi orang-orang yang nantinya mampu mengemban amanah tersebut. Karena amanah bukan semata-mata diberikan oleh manusia, tapi justru ada garisan takdir Allah yang memutuskan. Maka, sudah seharusnya apa yang Allah putuskan adalah hal terbaik, termasuk putusan untuk memberikan amanah.

Barakallah

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Amanah at Elam Sanurihim Ayatuna.

meta

%d bloggers like this: