Perang dan Cinta

December 18, 2012 § Leave a comment

Baru saja menyelesaikan film “Hua Mulan”. Inti dan hikmahnya adalah terkadang kita harus menyampingkan cinta dan fokus pada peperangan itu. Karena cinta terkadang memabukkan dan perang tak pernah dimenangkan oleh orang-orang yang mabuk…

 

Lalu, bicara tentang perang, orang-orang yang memilih jalan kebenaran tentu paham betul arti dalam peperangan sepanjang zaman. Perang melawan keburukan yang suka atau tidak suka sudah digariskan Sang Pencipta. Perang antara Haq dan Batil yang sadar atau tidak sadar semua turut berperan serta.

 

Orang-orang yang memilih kebenaran, tentu menjadi manusia sadar yang harus mempertahankan itu diantara berbagai gempuran keburukan. Sementara banyak manusia tidak sadar yang memilih keburukan karena mereka lalai. Tak pernah paham atau tepatnya tak pernah mau belajar mengenai pertempuran ini.

 

Tapi, sayangnya, banyak “prajurit” kebenaran yang di tengah jalan tidak fokus, karena cinta datang menghampiri. Cinta itu memabukkan, hingga akhirnya ada “prajurit” kebenaran yang gugur dalam peperangan ini, tidak memenuhi janji kemenangan.

 

Walau terkadang cinta itu terlihat indah, tapi, sayangnya kita sedang dalam pertempuran yang memerlukan tinggak kefokusan yang tinggi yang tak mungkin diganggu oleh cinta yang memabukkan.

 

Mungkin, nanti, jika kemenangan itu sudah didapat, baru boleh kita kembali dan beristirahat di kampung halaman, bermain cinta sepuasnya…

 

Seperti kata seorang ustadzah, “Istirahat itu di syurga”.🙂

 

 

Tagged: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Perang dan Cinta at Elam Sanurihim Ayatuna.

meta

%d bloggers like this: